Posts

Showing posts with the label rupiah

AMKI: Koperasi Tidak Pernah Dioptimalkan, Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Lemah

Image
AMKI: Koperasi Tidak Pernah Dioptimalkan, Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Lemah. Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia atau AMKI menilai, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang terus terjadi beberapa hari belakangan disebabkan lantaran tidak dilibatkannya industri kecil seperti koperasi dan usaha kecil dan menengah atau UKM di sektor riil apalagi untuk menyumbang ekspor. Fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih lemah. Ketua Umum AMKI, Sularto mengungkapkan, pemerintah maupun Bank Indonesia salah dalam menangani pelemahan nilai tukar Rupiah. Keduanya dianggap Sularto menangani pelemahan Rupiah hanya dari sisi moneter sehingga timbul  double deficit  yakni  trade deficit dan  financial deficit . Di mana defisit neraca berjalan diungkapkannya mencapai US$8 miliar sampai Juli 2018 dan utang telah mencapai 34 persen dari PDB. “Kami mencermati pelemahan Rupiah dalam jangka panjang harus diselesaikan pada upaya membangun sektor ri...

Prediksi Ekonom, Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Diperkirakan Masih Terus Berlanjut

Image
Prediksi Ekonom, Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Diperkirakan Masih Terus Berlanjut. Pada perdagangan hari ini, Rabu 5 September 2018, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) masih bertengger di posisi 14.900. Mengutip  Reuters , nilai tukar Rupiah bertengger di posisi Rp14.930 per US$ setelah di hari sebelumnya mencapai titik puncak pelemahannya pada posisi Rp14.989. Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam menilai, pelemahan nikai tukar Rupiah terhadap Dolar AS diperkirakan masih terus berlanjut. Hal itu disebabkan lantaran  faktor-faktor pemicu pelemahannya baik di tingkat global maupun domestik masih terus berlangsung. Menurut Pieter, dari sisi global, faktor yang konsisten memicu adalah masih panasnya perang dagang global, gejolak perekonomian yang terjadi di negara-negara  emerging market  atau anggota G-20 seperti Turki maupun yang baru-baru ini di Argentina. Juga kenaikan suku bu...

Rupiah Hampir Tembus Rp15 Ribu, Industri Ini Mengaku Sangat Kesulitan

Image
Rupiah Hampir Tembus Rp15 Ribu, Industri Ini Mengaku Sangat Kesulitan. Dengan melonjaknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sudah menyentuh angka di atas Rp14.900 per dolar AS, Industri produsen kemasan kaleng dan tutup botol mengaku sangat kesulitan. Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Kemas Kaleng Indonesia (APKKI) Arief Junaidi mengungkapkan, hal itu lantaran nilai tukar rupiah terhadap dolar telah melebar jauh dari asumsi nilai tukar yang dipatok dalam perencanaan keuangan perusahaan di 2018 yang sebesar Rp13.500 per dolar AS. “Terkait nilai tukar, pasti kami kesulitan. Dalam perencanaan keuangan perusahaan atau bujet 2018, kami sudah patok dengan Rp13.500, tetapi saat ini sudah Rp15 ribu. Koreksinya terlalu besar,” ungkapnya, Rabu 5 September 2018. Di samping itu, lanjut Arief, sebagai industri yang mayoritasnya menggunakan bahan baku impor, berupa  tinplate  atau baja berlapis timah sebanyak 90 ribu ton per tahun, maka seli...

Akibat Rupiah Melemah, Impor Dibatasi, TKDN Di Kemenhub Dan PUPR Digenjot

Image
Akibat Rupiah Melemah, Impor Dibatasi, TKDN Di Kemenhub Dan PUPR Digenjot. Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang mendekati level Rp15.000, membuat pemerintah membatasi impor. Ada 500 komoditas yang aturannya akan dikeluarkan dalam waktu beberapa hari ini. Di sektor perhubungan, komoditas yang dikurangi adalah penggunaan impor untuk industri. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya membutuhkan komponen impor, lantaran proyek jangka panjang. “Kalau dari saya, hanya masalah TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) saja. Tetapi, TKDN kita kan jangkanya jangka panjang seperti MRT dan LRT,” kata Budi Karya, di Istana Negara, Jakarta, Selasa 4 September 2018. Budi mengatakan, untuk komponen impor, TKDN yang digunakan sudah mencapai 60 persen. Mengingat, proyek ini masih berlangsung hingga hitungan tahun, maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan mendirikan pabrik untuk pemenuhan kebutuhan proyek itu. “Ini  takes time  12 bulan atau 2...

BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah

Image
BTN Buka Peluang Naikkan Bunga Kredit, Imbas Rupiah Terus Melemah. Nilai tukar rupiah yang melemah ke level Rp14.840, diakui bisa kembali membuat Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate. Dengan naiknya suku bunga acuan, pihak perbankan pun mengaku akan meresponsnya dengan menaikkan suku bunga kredit hingga KPR. Hal itu diungkapkan oleh Executive Vice President Non Subsidized Mortgage and Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara Tbk, Suryanti Agustinar. “Ya, pasti lah kalau BI Rate naik, ya pasti mau enggak mau (suku bunga kredit naik). Apalagi, kurs dolar mau tembus Rp15 ribu per dolar AS,” kata Suryanti ditemui di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa 4 September 2018. Dari industri perbankan, ia melanjutkan, suku bunga dipastikan naik jika  cost of fund  atau biaya dana perbankan juga naik. Tetapi, untuk kenaikan suku bunga KPR BTN sendiri, ia mengatakan, masih menunggu waktu. “Saya sih, memprediksi bunga akan naik, otomatis kal...